Kisahku di Blogger Nusantara 2013

Akhir november 2013 kemarin, tepatnya 30 November – 1 Desember 2013, ada satu event besar di Kota Jogja. Event ini melibatkan seluruh blogger yang ada di Indonesia, dari sabang sampai merauke, dari pemula sampai seleb blog, dari yang kece sampai yang kecele *eh*. Dan event ini bernama……………….. Kopdar Blogger Nusantara 2013

Berawal dari info yang dikasih sama teman, sebut saja dia Ipul (nama bekennya @AhSyai . Dia salah satu panitia), saya merasa tertarik dan tertantang untuk ikut acara tersebut. Meski awalnya sempat galau karena ketakutan ini itu (takut planga plongo, takut ketemu orang banyak, takut ngga PD, takut ngga punya teman, dan lainnya), akhirnya saya memutuskan tetap ikut. Ya, saya ingin menantang diri sendiri agar bisa berpartisipasi di acara besar semacam itu *s̶i̶a̶p̶a̶ ̶t̶a̶u̶ ̶d̶a̶p̶a̶t̶ ̶’̶k̶u̶m̶b̶a̶n̶g̶’̶ *. Biar ngga sendirian, sayapun mulai mencari teman untuk berangkat bareng dari Magelang.

Pencarian dimulai dari grup facebook Pendekar Tidar (Komunitas Blogger Magelang), disitu saya nanya-nanya teknis pemberangkatan. Syukur ada yang merespon, beliau ‘sesepuhnya’ Pendekar Tidar, namanya mas Nanang. Setelah diberitahu harus menghubungi siapa, sayapun langsung menghubungi orang tersebut. Ternyata eh ternyata orangnya adalah Agus Mulyadi a.k.a Gus Mul, seleb blogger yang namanya mencuat gegara foto editan fenomenalnya 😀 . Dari situlah saya mulai kontak-kontakan dan ketemu untuk bahas teknis pemberangkatan. Karena yang ikut kebanyakan laki-laki, moduspun dilancarkan. Saya nge-modusin temen kampus buat ikutan acara itu. Setelah dirayu, dibelai, dan dimanja, rayuan saya berhasil, dia tertarik dan mau ikut. Hemhemheeem *evil smile* *hore akhirnya ada teman cewek*.

***

Subuh-subuh di hari H, saya dapat sms dari panitia, katanya tempat pertama yang seharusnya di Pagelaran Kraton, harus dialihkan ke Joglo Abang. Bangun tidur dengan pikiran yang masih melanglangbuana, mata juga masih kiyip-kiyip, gimana ngga panik baca sms itu? Apalagi waktu kumpulnya dimajukan, tambahlah rusuh. Paniknya sih gara-gara baca ‘Joglo Abang’ dan twitter yang isinya ‘kumpul jam 7-8’, kalau telat nanti ditinggal rombongan piye?? lha saya sendiri ngga tau Joglo Abang itu dimana. Sms sana-sini, termasuk LOnya, suasana kembali mencair, hati kembali tenang, panikpun minggat.

Sekitar setengah 7 pagi di hari Sabtu yang ceria, saya dan 3 orang teman dari Magelang berangkat menuju tempat berkumpul di taman parkir Ngabean, Yogyakarta. Berhubung ngebis dan menggunakan trans jogja, waktu yang ditempuh sekitar 2 jam. Sesampainya di Ngabean sudah ada panitia yang standby dan mengantarkan kami ke tempat berkumpulnya rombongan.

Pertama ketemu rombongan lain, rasanya berada di suatu tempat asing dengan orang-orang asing didalamnya. Ada rasa ‘wedi-wedi piye ngono’, tapi lagi-lagi semangat dan rasa penasaran saya mengalahkan semuanya, saya berbaur dengan orang-orang sekitar meskipun masih malu-malu sambil cuci mata. Orang pertama yang ngajak kenalan nama bekennya Babeh Helmi. Beberapa waktu menunggu, akhirnya rombongan diangkut pakai bis kota menuju Joglo Abang.

Perjalanan Joglo Abang dihiasi dengan pemandangan gunung kembar (tolong yah, jangan negatif dulu pikirannya! Hehe ), alias Merapi-Merbabu yang nampak cerah meski dari kejauhan. Di dalam bis sendiri dihiasi dengan celotehan dan candaan para blogger yang terlihat sudah akrab. Selain itu, perjalanan ini juga melewati pinggiran sungai kecil dengan jalanan yang hanya cukup untuk 1 kendaraan+motor, itupun mepet banget. Kalau baru pertama kali mungkin bisa kesasar lho, jalanannya rumit (itu kalau dari arah ringroad, kalau dari arah sleman sih ngga tau). Di Joglo Abang, saya bertemu teman-teman blogger dari Magelang lainnya, kalau dihitung mungkin hanya sekitar 10 orang yang ikut di hari pertama dan ceweknya (yang ada disitu) hanya saya dan mbak dwi (selain saya dan mbakdwi entah masih ada lagi atau ngga, kalaupun ada, mereka ngga bergabung sama kami). Anggap saja kembar Srikandi diantara Arjuna kembar 8. Tidak lama kemudian acarapun dimulai.

*sumber foto: google (plusdotgoogledotcom), Amril Taufik Gobel’s Gallery, @blognusantara

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Asli merinding cuy nyanyiinnya, sekitar 1250-2000 orang menyanyikan lagu tersebut dengan semangat. Setelah itu sambutan-sambutan dan dilanjutkan seminar blogger. Pembicara pertama adalah Bapak Prayudi selaku Manager Senior Caring divisi Customer Service yang menjelaskan tentang espin dan semua peserta juga dapat spin card lho. Tau kan spin card?, spin card itu singkatan dari speedy instan card, semacam kartu berisi username dan password yang bisa digunakan untuk mengakses internet di area hotspot layanan @wifi.id dengan cepat dan murah. Sedangkan espin sendiri adalah spin card yang bisa dibeli secara online, ngga perlu punya konter atau lapak buat jualan spin card, cukup lewat internet. Kemudian dilanjutkan oleh Mbak Mubarika dari Id Blog Network (IBN), dan Bapak Fajar dari Telkom yang menjelaskan tentang t-money. Acara selanjutnya adalah kesenian, seperti tari gambyong, tari bedana, dan tari kalimantan. Nah tari kalimantan ini menarik, penarinya yang cowok tangannya gemulai banget, cewek aja belum tentu bisa segemulai itu, dari kejauhan saja keliatan mulus banget pahanya, pahanya chibi-chibi kalah deh. Ckckck Astagfirullah, sadar ki!. Sehabis ishoma, seminar dimulai lagi. Obrolan berlanjut dengan pembicara Pak Jhony dari SIGAB, lalu mas Eko dari komunitas komik Daging Tumbuh, karya beliau juga digunakan oleh merk tas terkenal yaitu Louis Vuitton. Ada juga Mbak Donna Angelina seorang jewellery blogger. Acara-acara berikutnya adalah kesenian-kesenian sampai malam. Ya sebenarnya rada jenuh juga sih seharian duduk disini. Apalagi saat akan tour Jogja. Entah misskomunikasi atau apalah, tadinya rombongan Magelang sudah daftar ikut tour dan katanya berangkat per kloter. Lama menunggu giliran, pengumuman berangkat tak kunjung muncul hingga malam. Usut punya usut ternyata sudah berangkat jam 5 sore. Kecewa sih kok ngga diumumin :(. Tapi ngga masalah, kejenuhan dibikin asik dengan bercanda bersama teman-teman dari Magelang. Gus Mul sebagai aktornya berhasil bikin suasana jadi gembira lagi.

Sekitar pukul 8 malam, saat lagi asyik-asyiknya nonton jathilan (kuda lumping), ada panitia yang menawarkan tour jogja. Setelah berdiskusi dan tidak ada kepastian selanjutnya, kami memutuskan untuk langsung ke Tembi. Untunglah bisnya sudah siap, dengan semangat kami naik ke bis dan kembali menunggu. Jam demi jam berlalu, bis tak kunjung berangkat. Lagi-lagi Gus Mul memecah kejenuhan. Dengan dagelan-dagelannya seisi bis dibikin ngekek. Bapak-bapakpun ngga luput dari gojekannya. Si bapak yang bawa koper gede dibilang mau kulakan loncang (daun bawang) seledri buat istrinya. Hahhaha *duh Gus, dodol seledri wae yok!*. Sekitar jam 10, bis baru berangkat. Mata sudah berat, badan pegel, mulut nguap terus, sayapun tertidur di bis.

Sampai di Tembi, tampaknya seisi bis memang tertidur, Pak supir sampai membangunkan kami berkali-kali. Desa Tembi merupakan salah satu desa wisata yang terletak di Bantul, Yogyakarta. Disini kami menginap di rumah-rumah warga (homestay). Saya seharusnya ada di nomor 20, sedangkan Dwi nomor 24. Tetapi semua berubah, saya dan dwi tetap satu homestay. Saat itu pembagiannya hanya sekedar pakai hitungan berdasar orang yang ada disitu, ketika sudah ada 12 orang, maka itulah teman satu homestay. Homestay yang kami tempati adalah homestay 5 dengan nama Petrus Homestay. Ke-12 orang ini ternyata hijabers semua dari berbagai macam daerah. Ada yang dari Magelang, Bandung, Bogor, Pati, Purwokerto, Solo, dan daerah lainnya (agak lupa darimana saja. Hehe). Kamipun saling berkenalan dan ngobrol bareng. Senang rasanya bisa bercanda sama teman-teman baru. Meski baru tapi gampang akrab. Yang bikin geli itu ada teman namanya Qoida, dia dari Pati, pengennya dipanggil dedek -_____- *duh dek, kakak kan jadi berasa tuek*. Disini juga saya ketemu teman sesama Magelang yang ternyata kuliah di Jogja, makanya ngga ikut rombongan. Urusan tidur, dibuat simpel, disana disediakan 2 kamar dan tikeran *boso opo iki* di ruang tamu dan ruang tengah. Saya memilih di ruang tamu, meski hanya beralas tikar, tapi lebih lega, mau goler sana sini bisa. Hahaha. Saya baru bisa tidur jam 1, itupun ngga terlalu nyenyak, soalnya saya memang agak susah kalau tidur di tempat asing.

***

4.15 WIB saya bangun. Sengaja sih bangun jam segitu biar bisa wudhu+mandi duluan. Itupun sudah mulai antri. Ini keajaiban, seorang Rizki Amalia mandi subuh! Yeay! Amazing!. Saya sendiri syok berani mandi jam segitu pakai air dingin.hahahaha. Habis mandi+sholat, kami memutuskan jalan-jalan dan foto-foto. Nuansa desa ini kerasa banget, udaranya masih sejuk, penduduknya ramah. Ini beberapa foto ketika jalan-jalan.

*sumber foto: dokumen pribadi

Capek jalan-jalan, kami memutuskan kembali ke homestay dan kembali ‘ngariung’ sambil menikmati kudapan yang telah disediakan, lalu sarapan. Menu sarapannya nasi pecel, untung bumbunya ngga pedas, kalau pedas bisa-bisa wc antri.hahaha. Habis itu kami jalan-jalan lagi. Nangkring dipinggir sawah sambil berkenalan dengan teman-teman daerah lain adalah salah satu pengalaman menyenangkan. Tak puas hanya dipinggir sawah, saya dan teman-teman pindah ke lapangan badminton. Disini ada spanduk gede dan tidak jauh dari situ ada spanduk selamat datang. Spanduk gede ini penuh oleh tandatangan peserta (termasuk saya :D), disini juga jadi tempat foto seluruh peserta. Seru!.

*sumber foto: dokumen pribadi

Habis dari sini, saya duduk-duduk di warung depan lapangan. Saya bertemu lagi sama Babeh Helmi dan dikenalkan pada seorang blogger (maaf) tuna netra. Banyak hal yang secara tidak langsung yang bisa saya ambil dari Mas Dimas Muharram ini. Orangnya ramah, bahasanya santun tertata, humoris juga. Dia founder @kartunet dan beberapa lainnya. Tak ketinggalan saya juga foto sama babeh dengan pose unyu-unyu. Hahaha.

Dalam rangka memperingati hari disabilitas internasional, di #BN2013 ini juga melibatkan kawan-kawan disabilitas. Melihat mereka, saya merasa sangat bersyukur punya anggota tubuh yang sempurna. Semangat saya juga meningkat. Mereka yang punya keterbatasan saja semangat dan perjuangannya luar biasa, saya juga harus punya semangat seperti mereka. Banyak dari mereka yang datang menggunakan motor yang telah dimodifikasi sedemikian rupa. Keren!.

Menjelang siang, para peserta menuju pendopo sentono untuk mengikuti sarasehan kearifan budaya lokal dan tentang sosial media. Kearifan budaya lokal diisi oleh Paguyuban Anggoro Selasa Kliwon, pembicaranya ada 4 orang. Yang satu katanya DanGurTal alias komandan pengangguran total. Asli deh bapak-bapak ini gokil banget, padahal udah tua. Terus ada Pak Prit Timothy, pekerja seni yang juga sering bermain di beberapa film Indonesia. Lalu ada seorang dosen psikologi, dan bapak-bapak yang katanya mantan lurah :). Lalu dilanjutkan sarasehan kedua yaitu tentang sosial media dengan pembicara Pakde Senggol, ownernya @JogjaUpdate. Banyak ilmu yang beliau sampaikan. Puluhan akun yang dimilikinya kebanyakan beliau sendirilah adminnya. Kereeeen. Akun yang beliau buat pasti memiliki tujuan jangka panjang, tidak hanya sekedar iseng belaka. Akunnya juga di-monetize sehingga menghasilkan uang.

Sekitar jam 2 kurang, rangkaian acara blogger nusantara selesai. Ditutup dengan sambutan dari ketua panitia dan dari Pak Jhony ‘SIGAB’, lalu ditutup oleh foto bersama. Saya dan teman-teman blogger Magelang juga foto bersama lho…hihihihi

*sumber foto: Agus Mulyadi

Pulang dari #BN2013, rombongan Magelang memutuskan jalan-jalan sore di Malioboro. Saya yang sudah tau resikonya kalau pulang malem ngga ada angkot tetap nekat, jarang-jarang kan bisa ‘tour’ bareng kayak gini. Hihi. Mulai dari kilometer nol, gedung agung, benteng, malioboro kami telusuri. Merasa lelah dan jam menunjukkan pukul 5, kamipun pulang. Beberapa diantara kami berpisah, tersisalah 4 orang yang unyu-unyu, yaitu saya, mbak Dwi, Deni, dan Gus Mul. Rasa lelah mulai merajalela, pinggang berasa mau patah, kaki pegal, yang ada dipikiran cuma kasur empuk. Tapi apa daya, perjalanan masih panjang. Kami harus menunggu Trans Jogja dan berdesakan didalamnya, belum lagi harus transit. Hadeh.. Sampai di terminal Jombor sudah jam 6 sore dan masih ada bis terakhir. Eh ternyata di bis ketemu sama 2 orang yang memisahkan diri di Malioboro, mereka Mas Lisin dan Mas Ihsan.

Akhirnya setelah melewati perjalanan, kami sampai di Magelang jam 7. Saya, Mas Lisin, dan Mas Ihsan turun di terminal. Untung ada laki-laki jadi saya berani turun di terminal. Karena sudah tidak ada angkutan, sayapun pakai taxi *gaya sithik pret!*. Allah memang baik, perasaan waswas seketika jadi tenang, supirnya ternyata orang tegalrejo juga, jadi beliau sekalian pulang ke rumah. Saya juga dikasih kartunama, jadi kalau sewaktu-waktu kemalaman, tinggal menghubungi beliau. Kenapa tadinya was-was? Biasalah pikiran negatif menyerang, kalau diculik gimana??? *emang ada yang mau nyulik? Yang ada juga rugi nyulik saya mah. Serius..*. Hahahaha *kecuali yang nyulik mas Joe Taslim sih ngga apa-apa. Culik aku, Mas!*. Pokoknya benar-benar pengalaman mengesankan!.

Yap! Banyak hal yang bisa saya ambil dari #BN2013 ini. Saya bisa bertemu teman-teman baru, orang-orang hebat yang ramah dan menyebarkan energi positif, seleb-seleb blog, komunitas-komunitas, pengetahuan baru, dan yang pasti banyak banget pengalaman positif yang sangat mengesankan, hanya saja yang belum dapat adalah ‘kumbang’ baru. Ngahahahaha. #BN2013 ini semacam paket kumplit lah, seminarnya (pengetahuan) ada, santainya ada, seni dan budayanya ada, religinya (penuh rasa bersyukur) ada, kebersamaannya ada, dan hal lainnya. Benar-benar rugi jika waktu itu saya mengikuti ketakutan yang ada dipikiran, untunglah saya bisa melawan itu semua 🙂 . Lumayan, selain dapat pengalaman, bisa dapat ini juga 🙂 .

*sumber foto : dokumen pribadi

Di setiap acara pasti ada sedikit kekurangan, begitu juga di #BN2013, tapi sedikit kekurangan itu wajar apalagi semua sudah dilakukan dengan maksimal! Panitianya hebat! Maturnuwun buat panitianya! Maturnuwun juga buat seluruh peserta. Maturnuwun Pendekar Tidar!. Semoga bisa bertemu lagi di kopdar blogger nusantara selanjutnya. Blogger Nusantara, Blogger Istimewa. Maksimal!

Ini kisahku, apa kisahmu?? 🙂

—-
Magelang, 2 Desember 2013
@Rizki_AH
Di kamar yang seperti kapal habis ditabrak gozilla
—-

NB: maaf fotonya banyak yang kapalan, nanti kalau online pakai pc saya ganti yg mulus dan saya tambahkan beberapa foto lainnya

22 Comments

  • Virmansyah December 2, 2013 Reply

    terima kasih mbak sudah bersedia mengikuti BN2013 dari awal sampai akhir, kami selaku panitia mohon maaf jika kurang maksimal dalam melayani temen2 blogger 🙂 Salam Maksimal & Istimewa

    • amalia December 2, 2013 Reply

      Sama-sama mas 🙂 . Panitianya keren! :). Salam maksimal dan istimewa juga…

  • babeh helmi December 2, 2013 Reply

    Aaaahh fotonyaaaaaaa. Unyu-unyuuuuuuuu. Hihihihi

    eh eh ehhh, ternyataakuh ya cowo unyu yg pertama kenal denganmu di Ngabean. Hihihi. Ngabean Kenangan. Apakah kita akan ketemu lagi di Ngabean? #eaaaaaa

    hihihi

    tulisanmu plit-komplit lhooo. Senang membaca reportasemuuu .. 🙂

    • amalia December 2, 2013 Reply

      Iya, babeh orang pertama. Waaah babeh nge-modus. Hahaha
      Sampai jumpa lg di kesempatan berikutnya yaaa
      Oiya.. Maturnuwun komennya 🙂

  • anotherorion December 2, 2013 Reply

    saya cuma sempet ikutan hari pertama di joglo abang, kesempatan tidak mengijinkan saya lebih lama ada di pagelaran BN, tapi jujur saya seneng bisa ikutan jadi blogger figuran disana #eh

    • amalia December 2, 2013 Reply

      Blogger figuran?? Wuih..hihi
      Gapapa mas, yang penting kita semua sudah berpartisipasi 🙂

  • Desmira December 3, 2013 Reply

    eh ada akuuu haha

  • @dahpunyae December 3, 2013 Reply

    ah,, aku ndak apal yg mana 🙂

  • Bowo Ekowidodo December 3, 2013 Reply

    Salam kenal

    Ngekek pas moco gunung kembar :v :v :v …. nek pingin oleh kumbang kae sing komentar duwur dewe di modus-in 😀 ,, sopo ngerti KBJ n Tidar iso besanan ha3,,, mengko tak ijin gusmul 😀

    Pengalaman yang mengasikkan.. kalau baca beginian lelah serasa hilang…

    😀

    • amalia December 3, 2013 Reply

      Salam kenal juga… 🙂
      Wah wah malah besanan jal.ahhaahha.
      Iya mengasyikkan banget……. Seru! 😀

    • Virmansyah December 3, 2013 Reply

      mungkin Mbah Bowo mau besanan sama Tidar? 😀

    • Gus Mul December 3, 2013 Reply

      Aku ngono setuju-setuju ae, sing penting le ngamplop’i cukup ge tuku beras ro ge mbayar hosting..

  • Sang Nanang December 3, 2013 Reply

    siip….lengkap-kap reportasene!
    hayuuuk sebarkan semangat ngeblog, juga banyak nulis segala hal tentang magelangan

    salam Balatidar!

    • amalia December 3, 2013 Reply

      Siaaaaap!!
      Salam Balatidar juga! 🙂

  • sufyan December 5, 2013 Reply

    weh, blogger magelang to? salam kenal mbak, aku wong magelang juga lho.. cuma ngeblog di malhikdua 🙂
    ceritone asyik kui, pengen aku isoh kpan2 kumpul karo blogger pendekar tidar 🙂

    • amalia December 5, 2013 Reply

      Nggih mas blogger magelang.. Wih sesama magelang toh.. Salam kenal juga 🙂
      Ke magelang mas, nanti kopdaran sama temen2 pendekar tidar 🙂

  • nurul December 6, 2013 Reply

    halo kaka,, ini dedeknya qoida…wkwk

    • amalia December 6, 2013 Reply

      Halo juga adek.. 🙂

  • nikitomi December 7, 2013 Reply

    Waaa sedulur pendekar tidar. Kok ra ketemu yo..

    • amalia December 8, 2013 Reply

      Wah iyo yo ra ketemu. Terpisah oleh tempat duduk mungkin 😀

  • Achmad Mutohar April 23, 2014 Reply

    waaa seru ya.. aku wingi rung ngerti ono kopdaran kongono kuwi. mugo2 tahun iki dianakke meneh 😀

    • amalia May 14, 2014 Reply

      iyo mugo-mugo yaa. sing penting tempatnya masih terjangkau kantong. ahhahaha

Leave a Reply