Taman Jomblo, Tamannya Kaum Jomblo

Bandung memang kota yang kreatif. Berbagai macam karya telah lahir di kota ini. Hal ini semakin didukung oleh walikota baru yang juga punya segudang ide kreatif, yaitu Ridwan Kamil atau biasa disapa Kang Emil. Sudah banyak gebrakan-gebrakan yang beliau lakukan, salah satunya menghidupkan kembali taman-taman yang terbengkalai di kota Bandung dan membuat sejumlah taman tematik seperti Taman Jomblo.

Apa itu Taman Jomblo? Taman jomblo adalah taman tematik yang khusus dibuat untuk para jomblo di Kota Bandung. Diresmikan pada Sabtu sore, tanggal 4 Januari 2013 yang dihadiri para warga dan pengguna jalan, serta ribuan jomblowan dan jomblowati pemberani (pemberani karena tidak semua kaum jomblo berani kesini karena takut status jomblonya terkuak). Letak Taman Jomblo berada di kolong jalan layang pasupati, tepatnya di persimpangan jalan Balubur. Awalnya tempat ini hanyalah lahan terbengkalai. Di area taman ini terdapat tempat duduk berbentuk balok berwarna putih, biru, jingga, dan hijau. Semua tempat duduk disini single seat, jadi para jomblo tak perlu khawatir ada pasangan ‘nyolong’ duduk berduaan disini yang bisa menyebabkan iri akut. Selain itu, terdapat pula 3 manekin yang bisa menjadi tempat apresiasi seni. Rencananya akan ada konsep yang berbeda setiap 3 bulan. Dalam beberapa waktu ke depan, taman ini juga akan dilengkapi fasilitas wifi sehingga kaum jomblo bisa berselancar gratis di dunia maya. Disamping taman jomblo juga terdapat skatepark berlevel internasional, jadi para skateboarders bisa menyalurkan hobinya disini. Nantinya taman skaters ini akan diserahkan kepada komunitas tersebut, jadi mereka yang akan merawatnya (sesuai program “satu taman, satu komunitas”).

Rupanya Kang Emil benar-benar ingin meningkatkan indeks kebahagiaan warganya sehingga ia memberikan fasilitas penunjang, termasuk dibuatnya Taman Jomblo. Di salah satu sumber yang saya baca, beliau berkata “Saya, pada dasarnya memahami perasaan para jomblo yang populasinya sangat banyak, saya fasilitasi dengan taman ini, daripada di rumah melamun peluk bantal guling, maka sekarang ada tempat untuk berkumpul. Dengan berinteraksi, maka indeks kebahagiaan orang akan meningkat“. Bahkan ketika ada yang bertanya melalui twitter, “mengapa taman ini letaknya di bawah jalan layang?“, beliau menjawab “Biar enggak kehujanan. Masa sudah jomblo terus kehujanan, kan tragis“. Hahaha geli rasanya membaca ucapan tersebut.

Saya sendiri baru sepintas melewati taman jomblo, itupun sebelum peresmian, sayang keburu pulang jadi tak sempat berlama-lama merasakan sensasinya.hahahaha. Taman jomblo memang salah satu fasilitas yang bagus sebagai sarana interaksi para jomblo. Siapa tahu ketika sedang duduk-duduk menikmati masa jomblo, ada sesama jomblo yang mengajak berkenalan, jadian, lalu menikah. Mungkin bisa dibikin komunitas alumni taman jomblo. Anggotanya para jomblo yang berhasil mendapat pasangan di taman ini. Hahaha. Yang penting sih jangan sampai ada preman apalagi orang gila yang ikutan nangkring di taman ini, nanti bukannya ketemu jodoh, tapi malah dipalak preman. Serem.

Next time kalau ke Bandung lagi, mudah-mudahan bisa ke taman ini untuk sekedar berfoto.hahaha. Selain itu yang belum tercapai oleh saya adalah mengunjungi taman tematik lainnya, seperti taman pustaka bunga (dahulu taman cilaki) dan taman fotografi. Ditunggu juga taman tematik lainnya, khususnya taman baca (taman blogger). Juga Bandros (Bandung tour on bus), bus tingkat dengan tema vintage yang keren (bisa tingkat London mah lewat!.hahahaha).

Semoga kota-kota lainpun (khususnya Magelang) semakin memperbanyak taman. Karena taman merupakan salah satu alternatif wisata murah meriah untuk warga dan ajang bersosialisasi bahkan mungkin berkarya bagi masyarakat. Jangan lupa, kita sebagai masyarakat harus turut serta menjaga kebersihan dan keindahan taman-taman yang ada.

7 Comments

  • AhSyai January 29, 2014 Reply

    wiih,,kreatif tu menanfaatkan lahan kosong untuk dijadiin taman walau kecil. apalagi tu taman dikhususkan buat kamu ya dul..hehe

    • amalia February 2, 2014 Reply

      Yoi kreatif yak. Moga2 bisa dicontoh kota2 lainnya, daripada lahan kosong jd sarang penyamun, mending jadiin taman.
      Waduh itu ya kalimat terakhirnya…. 😐

  • mawi wijna March 21, 2014 Reply

    Hahaha, lucu juga ucapannya Kang Emil biar Jomblo nggak kehujanan. Eh, itu pasar Balubur apa kabarnya? Kok jadi mall gitu ya? Jaman saya muda dulu itu masih pasar…

    • amalia April 7, 2014 Reply

      nah gatau kang kl itu. mungkin menambah koleksi mall. ihhihihihihi

  • Wahyu Yuwono May 21, 2014 Reply

    Gua juga pernah baca ini disalah satu blogger Bandung. Keren tempatnya. Kang Emil ingin menaikkan pertumbuhan bukan dari pandangan ekonomi, tapi dari kebahagiaan. Good

  • Andonesia June 10, 2014 Reply

    keren tamanya, kreatif. Kapan-kapan boleh mampir..

  • idmhdsdk November 29, 2017 Reply

    taman jomblo memang asik gan, salah 1 tempat wisata di bandung yang harus dikunjungi kalau main ke bandung

Leave a Reply